Selamat Datang di Farid's note

Lakukan Penelusuran

Like button

Minggu, 13 Maret 2011

Menetapkan pilihan jenis dan program pendidikan

Setelah menetapkan pilihan jenis dan progam pendidikan, langkah selanjutnya yang harus anda tempuh adalah memilih lembaga pendidikan tempat anda menuntut ilmu. Sekarang ini banyak lembaga pendidikan yang didirikan oleh masyarakat dengan mutu yang beragam. Oleh karena itu, anda harus memilihnya dengan cermsat dan hati-hati agar tidak menyesal di kemudian hari. Dalam memilih dan menentukan lembaga pendidikan, anda perlu memerhatikan penyelenggaranya, bonafiditasnya, dan letak secara geografis.


Penyelenggara Sekolah

Yang dimaksud dengan penyelenggara sekolah di sini adalah siapa yang meyelenggarakan sekolah tersebut. Apakah pemerintah (sekolah negeri) ataukah yayasan tertentu (sekolah swasta)? Sekarang, setiap sekolah swasta mendapat akreditasi A, B, C dari pemerintah. Akreditasi ini menunjukan bahwa sekolah tersebut dalam menyelenggarakan pendidikan. Kinerja sangat baik akan mendapatkan akreitasi A. Akreditasi A menunjukan bahwa sekolah tersebut tergolong sangat baik dalam menyelenggarakan pendidikan.

Status suatu sekolah dapat diketahui melalui selebaran yang diedarkan oleh sekolah pada saat musim pendaftaran atau tahun ajaran baru. Agar lebih mantap,anda dapat langsung bertanya kepada penyelenggara sekolah.
 
Konsekuensi dari memilih sekolah ini adalah masalah biaya, makin tinggi tingkat/status sekolah, makin tinggi tingkat/status sekolah, pada umunya makin tinggi pula biayanya. Hal ini logis karena dengan meningkatnya status sekolah, fasilitasnya juga lebih baik. Untuk meningkatkan status ini jelas membutuhkan biaya. Dalam hal ini anda bisa mengancamkan adagium jer basuki maw beya, ‘supaya baik (berhasil) diperlukan biaya. Setiap perjuangan menuju keberhasilan dan kebagahagiaan sudah tentu membutuhkan pengorbanan.


Bonafiditas Sekolah

Untuk menilai bonafiditas suatu sekolah, anda dapat melihat dari beberapa segi. Berikut ini beberapa acuan untuk menilai mutu suatu sekolah.

Mutu lulusannya. Apakah para lulusannya mudah dalam memperoleh pekerjaan? Kriteria lain untuk menilai mutu lulusan suatu sekolah adalah jumlah lulusan yang bisa diterima di perguruan tinggi negeri. Jumlah lulusan yang diterima di perguruan tinggi mengindikasikan kualitas pendidikan yang berlangsung di suatu sekolah.

Fasilitas belajar mengajar yang dimiliki. Apakah fasilitas seperti laboraturium dan perpustakaan memadai? Fasilitas belajar turut menentukan tingkat keberhasilan belajar mengajar mengajar sehingga akan berpengaruh juga s]dalam mutu lulusannya.

Faktor disiplin dari warga sekolah. Untuk mengetahuinya, anda bisa bertanya kepada para siswa sekolah tersebut yang anda kenal. Bisa pula anda mengetahuinya melalui media massa. Misalnya tentang perkelahiaan pelajar. Media massa biasanya menyebutkan sekolah mana yang terlibat dalam perkelahiaan massa. Bisa juga anda melihatnya melalui sikap dan tingkah laku dari siswa dari guru sekolah tersebut seperti cara berpakaian dan intensitas kelas kosong karena gurunya yang membolos.

Peran serta sekolah tersebut dalam masyarakat. Misalnya kegiatan yang berupa keseniaan group band, teater, olahraga, marching band, dan sebagainya. Peran serta sekolah dalam kehidupan masyarakat akan turut mendukung perkembangan bakat, minat, dan kreativitas siswa.


Letak Geografis Sekolah/Kampus

Letak geografis sekolah yang dimaksud disini adalah lokasi sekolah itu sendiri dan jarak sekolah dari rumah anda. Misalnya lokasi sekolah yang berdekatan dengan tempat keramaian seperti pasar, terminal, gedung bioskop, bandara, stasiun, tau pinggir jalan yang lalu lintasnya sangat ramai tentu akan mengganggu kelancaran proses belajar mengajar di sekolah tersebut. Alih-alih mendapat ilmu pengetahuan dan keterampilan, anda malah mendapatkan stress dan kehilangan banyak hal.

Jarak antara rumah dan sekolah sebaiknya juga anda perhatikan benar. Jarak jauh yang memerlukan waktutempuh lama tentu akan merepotkan anda sendiri. Kesulitan mencapai lokasi sekolah juga akan menghambat proses anda meraih ilmu pengetahuan dan keterampilan. Misalnya, untuk mencapai sekolah anda perlu naik beberapa kali kendaraan atau jalanan yang anda sering lewati mengalami kemacetan. Hal ini akan mengakibatkan anda sering datang terlambat. Selain terlambat, rasa capek yang anda rasakan sesampai di sekolah jelas akan menggangu anda menyerap materi pelajaran yang diajarkan di sekolah. Pertimbangan, hanya karena masalah jarak anda akan kehilangan banyak waktu dan tenaga sehingga gairah belajar anda pun menurun. Perlu anda ingat bahwa sekolah paling tidak akan di tempuh selama tiga tahun. Selain masalah tenaga dan waktu, anda juga akan terkena masalah biaya transportasi setiap hari. Inilah alasan yang menjadikan faktor lokasi sekolah perlu dipertimbangkan benar sebelum anda mendaftarkan diri ke suatu sekolah.

Jika memang tidak ada pilihan lain, mungkin anda harus mengalah, menyesuaikan diri dengan keadaan. Sebagai solusi, anda bisa indekos. Bias juga anda menumpang pada saudara bagi yang punya saudara yang bisa ditumpangi selama anda belajar atau selama anda belum punya indekos. Dalam mencari tempat indekos, jangan lupa untuk tetap memperhatikan jarak antara sekolah dan tempat indekos. Usahakan jarak antara tempat indekos tidak jauh sehingga bisa menghemat waktu, tenaga, serta biaya anda.


Memilih Jurusan dan Program Studi

Pada umunya setiap sekolah, baik ekolah umum maupun sekolah kejuruan terdiri atas jurusan dan progam studi tertentu sebagaimana juga di perguruan tinggi. Adakalanya siswa/mahasiswa diminta untuk memilih jurusan pada saat mendaftar. Terkadang juga pemilihan program studi baru dilakukan setelah siswa/mahsiswa menjalani proses belajar mengajar selama satu/dua semester. Sebelum memilih, menetapkan, dan menetapkan jurusan atau program studi, ada baiknya anda perhatikan beberapa hal berikut.

Minat dan potensi anda. Pertama, program studi apa yang lebih anda minati. Kedua, apakah anda punya potensi dalam program studi yang anda pilih tersebut. Hal ini bisa anda lihat dari hasil rapor anda, khususnya untuk mata pelajaran yang berkaitan langsung dengan program studi yang anda pilih.


Prospek dari program studi yang anda pilih. Artinya, apakah lulusan dari program studi tersebut masih dibutuhkan oleh dunia usaha. Bukankah salah satu tujuan anda sekolah/kuliah adalah agar mudah memperoleh pekerjaan atau bisa bisa menciptakan pekerjaan sendiri?


Pertimbangan dari berbagai pihak. Anda bisa meminta pendapat dan pertimbangan dari guru BK (Bimbingan Konseling) di sekolah anda, orang tua, saudara, pihak yang membiayai anda, atau psikolog. Untuk lebih meyakinkan pilihan, anda dapat mengikuti tes minat dan bakat sehingga pilihan anda bisa lebih mantap. 

Apabila setelah melakukan ketiga hal di atas anda masih juga ragu untuk mengambil keputusan, maka mintalah petunjuk kepada Allah dengan melakukan shalat istikharah. Shalat ini dianjurkan oleh Nabi ketika kita menghadapi kesukaran.