Selamat Datang di Farid's note

Lakukan Penelusuran

Like button

Kamis, 17 Maret 2011

Pentingnya pendidikan bagi anak bangsa

Salah satu jalan untuk memperoleh keahlian adalah melalui pendidikan. Pendidikan, sebagaimana tercantum dalam Undang-undang nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional pasal 1, adalah “usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana  belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang dibutuhkan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara”

Pendidikan penting sekali bagi kehidupan manusia, baik pendidikan formal maupun pendidikan nonformal. Pada saat dilahirkan, manusia hanya bisa menangis. Setelah melalui proses pendidikan tertentu, manusia baru dapat melakukan banyak hal dalam hidupnya. Bicara mengenai pentingnya masalah pendidikan bagi setiap manusia, Lincolin Arsyad staf pengajar UGM mengemukakan, “Di Indonesia atau dimana saja, pendidikan (formal dan nonformal) bisa berperan penting dalam mengurangi kemiskinan dalam jangka panjang, baik secara tidak langsung melalui perbaikkan produktivitas dan efisiensi secara umum maupun secara langsung melalui pelatihan golongan miskin dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas mereka yang pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan mereka.”

Betapa pentingnya pendidikan, khususnya di Indonesia, dapat kita simak dari fungsi dan tujuan yang ingin dicapai pendidikan seperti yang tercantum dalam UU Sisdiknas 2003 pasal 3 yang berbunyi, “Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermatabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab”. Mewujudkan tujuan pendidikan tersebut menjadi tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah.

Selain ketiga unsur diatas, masih ada satu lagi yang bahkan merupakan ujung tombak keberhasilan pendidikan, yakni peserta didik sendiri. Peserta didik, sebagaiman tercantum dalam Undang-undang Sisdiknas 2003 pasal 1 ayat 4, adalah “anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu”. Pendapat ini didasarkan kepada argumentasi bahwa betapapun baiknya sistim pendidikan dengan segala fasilitasnya, tetapi apabila peserta didiknya tidak punya hasrat untuk maju, maju dalam arti terus mengupayakan diri untuk tetap bisa bertahan hidup sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman, maka pendidikan tetap tidak akan sampai kepada tujuannya.

Setelah mengetahui jalur, jenis, dan jenjang pendidikan, maka langkah berikutnya bagi anda adalah memilih jalur mana yang akan anda tempuh yang sekiranya sesuai dengan jenis keahlian yang anda inginkan. Untuk menentukan pilihan berbagai jenis keahlian. Pelaksanaan pendidikan ditempuh melalui jalur pendidikan sekolah dan jalur pendidikan luar sekolah. Masalahnya adalah jalur mana yang harus ditempuh sehingga apa yang anda cita-citakan dapat terwujud.



Minggu, 13 Maret 2011

Menetapkan pilihan jenis dan program pendidikan

Setelah menetapkan pilihan jenis dan progam pendidikan, langkah selanjutnya yang harus anda tempuh adalah memilih lembaga pendidikan tempat anda menuntut ilmu. Sekarang ini banyak lembaga pendidikan yang didirikan oleh masyarakat dengan mutu yang beragam. Oleh karena itu, anda harus memilihnya dengan cermsat dan hati-hati agar tidak menyesal di kemudian hari. Dalam memilih dan menentukan lembaga pendidikan, anda perlu memerhatikan penyelenggaranya, bonafiditasnya, dan letak secara geografis.


Penyelenggara Sekolah

Yang dimaksud dengan penyelenggara sekolah di sini adalah siapa yang meyelenggarakan sekolah tersebut. Apakah pemerintah (sekolah negeri) ataukah yayasan tertentu (sekolah swasta)? Sekarang, setiap sekolah swasta mendapat akreditasi A, B, C dari pemerintah. Akreditasi ini menunjukan bahwa sekolah tersebut dalam menyelenggarakan pendidikan. Kinerja sangat baik akan mendapatkan akreitasi A. Akreditasi A menunjukan bahwa sekolah tersebut tergolong sangat baik dalam menyelenggarakan pendidikan.

Status suatu sekolah dapat diketahui melalui selebaran yang diedarkan oleh sekolah pada saat musim pendaftaran atau tahun ajaran baru. Agar lebih mantap,anda dapat langsung bertanya kepada penyelenggara sekolah.
 
Konsekuensi dari memilih sekolah ini adalah masalah biaya, makin tinggi tingkat/status sekolah, makin tinggi tingkat/status sekolah, pada umunya makin tinggi pula biayanya. Hal ini logis karena dengan meningkatnya status sekolah, fasilitasnya juga lebih baik. Untuk meningkatkan status ini jelas membutuhkan biaya. Dalam hal ini anda bisa mengancamkan adagium jer basuki maw beya, ‘supaya baik (berhasil) diperlukan biaya. Setiap perjuangan menuju keberhasilan dan kebagahagiaan sudah tentu membutuhkan pengorbanan.


Bonafiditas Sekolah

Untuk menilai bonafiditas suatu sekolah, anda dapat melihat dari beberapa segi. Berikut ini beberapa acuan untuk menilai mutu suatu sekolah.

Mutu lulusannya. Apakah para lulusannya mudah dalam memperoleh pekerjaan? Kriteria lain untuk menilai mutu lulusan suatu sekolah adalah jumlah lulusan yang bisa diterima di perguruan tinggi negeri. Jumlah lulusan yang diterima di perguruan tinggi mengindikasikan kualitas pendidikan yang berlangsung di suatu sekolah.

Fasilitas belajar mengajar yang dimiliki. Apakah fasilitas seperti laboraturium dan perpustakaan memadai? Fasilitas belajar turut menentukan tingkat keberhasilan belajar mengajar mengajar sehingga akan berpengaruh juga s]dalam mutu lulusannya.

Faktor disiplin dari warga sekolah. Untuk mengetahuinya, anda bisa bertanya kepada para siswa sekolah tersebut yang anda kenal. Bisa pula anda mengetahuinya melalui media massa. Misalnya tentang perkelahiaan pelajar. Media massa biasanya menyebutkan sekolah mana yang terlibat dalam perkelahiaan massa. Bisa juga anda melihatnya melalui sikap dan tingkah laku dari siswa dari guru sekolah tersebut seperti cara berpakaian dan intensitas kelas kosong karena gurunya yang membolos.

Peran serta sekolah tersebut dalam masyarakat. Misalnya kegiatan yang berupa keseniaan group band, teater, olahraga, marching band, dan sebagainya. Peran serta sekolah dalam kehidupan masyarakat akan turut mendukung perkembangan bakat, minat, dan kreativitas siswa.


Letak Geografis Sekolah/Kampus

Letak geografis sekolah yang dimaksud disini adalah lokasi sekolah itu sendiri dan jarak sekolah dari rumah anda. Misalnya lokasi sekolah yang berdekatan dengan tempat keramaian seperti pasar, terminal, gedung bioskop, bandara, stasiun, tau pinggir jalan yang lalu lintasnya sangat ramai tentu akan mengganggu kelancaran proses belajar mengajar di sekolah tersebut. Alih-alih mendapat ilmu pengetahuan dan keterampilan, anda malah mendapatkan stress dan kehilangan banyak hal.

Jarak antara rumah dan sekolah sebaiknya juga anda perhatikan benar. Jarak jauh yang memerlukan waktutempuh lama tentu akan merepotkan anda sendiri. Kesulitan mencapai lokasi sekolah juga akan menghambat proses anda meraih ilmu pengetahuan dan keterampilan. Misalnya, untuk mencapai sekolah anda perlu naik beberapa kali kendaraan atau jalanan yang anda sering lewati mengalami kemacetan. Hal ini akan mengakibatkan anda sering datang terlambat. Selain terlambat, rasa capek yang anda rasakan sesampai di sekolah jelas akan menggangu anda menyerap materi pelajaran yang diajarkan di sekolah. Pertimbangan, hanya karena masalah jarak anda akan kehilangan banyak waktu dan tenaga sehingga gairah belajar anda pun menurun. Perlu anda ingat bahwa sekolah paling tidak akan di tempuh selama tiga tahun. Selain masalah tenaga dan waktu, anda juga akan terkena masalah biaya transportasi setiap hari. Inilah alasan yang menjadikan faktor lokasi sekolah perlu dipertimbangkan benar sebelum anda mendaftarkan diri ke suatu sekolah.

Jika memang tidak ada pilihan lain, mungkin anda harus mengalah, menyesuaikan diri dengan keadaan. Sebagai solusi, anda bisa indekos. Bias juga anda menumpang pada saudara bagi yang punya saudara yang bisa ditumpangi selama anda belajar atau selama anda belum punya indekos. Dalam mencari tempat indekos, jangan lupa untuk tetap memperhatikan jarak antara sekolah dan tempat indekos. Usahakan jarak antara tempat indekos tidak jauh sehingga bisa menghemat waktu, tenaga, serta biaya anda.


Memilih Jurusan dan Program Studi

Pada umunya setiap sekolah, baik ekolah umum maupun sekolah kejuruan terdiri atas jurusan dan progam studi tertentu sebagaimana juga di perguruan tinggi. Adakalanya siswa/mahasiswa diminta untuk memilih jurusan pada saat mendaftar. Terkadang juga pemilihan program studi baru dilakukan setelah siswa/mahsiswa menjalani proses belajar mengajar selama satu/dua semester. Sebelum memilih, menetapkan, dan menetapkan jurusan atau program studi, ada baiknya anda perhatikan beberapa hal berikut.

Minat dan potensi anda. Pertama, program studi apa yang lebih anda minati. Kedua, apakah anda punya potensi dalam program studi yang anda pilih tersebut. Hal ini bisa anda lihat dari hasil rapor anda, khususnya untuk mata pelajaran yang berkaitan langsung dengan program studi yang anda pilih.


Prospek dari program studi yang anda pilih. Artinya, apakah lulusan dari program studi tersebut masih dibutuhkan oleh dunia usaha. Bukankah salah satu tujuan anda sekolah/kuliah adalah agar mudah memperoleh pekerjaan atau bisa bisa menciptakan pekerjaan sendiri?


Pertimbangan dari berbagai pihak. Anda bisa meminta pendapat dan pertimbangan dari guru BK (Bimbingan Konseling) di sekolah anda, orang tua, saudara, pihak yang membiayai anda, atau psikolog. Untuk lebih meyakinkan pilihan, anda dapat mengikuti tes minat dan bakat sehingga pilihan anda bisa lebih mantap. 

Apabila setelah melakukan ketiga hal di atas anda masih juga ragu untuk mengambil keputusan, maka mintalah petunjuk kepada Allah dengan melakukan shalat istikharah. Shalat ini dianjurkan oleh Nabi ketika kita menghadapi kesukaran.


Kamis, 10 Maret 2011

Pernafasan pada katak

Pada katak, oksigen berdifusi lewat selaput rongga mulut, kulit, dan paru-paru. Kecuali pada fase berudu, katak bernafas dengan insang karena hidupnya di air. Selaput rongga mulut dapat berdifusi sebagai alat pernafasan karena tipis dan banyak terdapat kapiler yang bermuara di tempat itu. Pada saat terjadi gerakan rongga mulut dan faring, lubang hidung terbuka dan glotis tertutup sehingga udara berada di rongga mulut dan berdifusi masuk melalui selaput rongga mulut yang tipis.


Selain bernafas dengan selaput rongga mulut, katak juga dapat bernafas dengan kulit, hal ini dimungkinkan karena kulitnya selalu dalam keadaan basah dan mengandung banyak kapiler, sehingga gas pernafasan mudah berdifusi. Oksigen (O2) yang masuk lewat kulit akan meliwati vena kulit (vena kutanea), kemudiandibawa ke jantung nutuk diedarkan ke seluruh tubuh. Sebaliknya karbon dioksida (CO2) dari jaringan akan dibawa ke jantung, dari jantung dipompa ke kulit dan paru-paru leawat arteri kulit paru-paru (artei pulmo kutanea). Dengan demikian, pertukaran oksigen (O2) dan karbon dioksiada (CO2) dapat terjadi di kulit.


Selain bernafas dengan selaput rongga mulut dan kulit, katak juga dapat bernafas dengan paru-paru, walaupun paru-parunya belum sebaik dan sesempurna paru-paru mamalia. Katak memiliki sepasang paru-paru yang berbentuk gelembu tempat bermuara kapiler darah. Permukaan paru-paru diperbesar oleh adanya bentuk-bentuk seperti kantung sehingga gas pernafasan dapat berdifusi. Paru-paru dengan rongga mulut dihubungkan dengan bronkus yang pendek.

Dalam paru-paru, terjadi mekanisme inspirasi dan ekspirasi yang keduanya terjadi saat muut tertutup. Fase inspirasi adalah saat udara (kaya oksigen (O2) ) yang masuk lewat selaput rongga mulut dan kulit berdifusi pada gelembung-gelembung di paru-paru. Mekanisme inspirasi adalah sebagai berikut. Otot Sternohoioideus berkontrsi sehingga rongga mulut membesar, akibatnya oksigen (O2­) masuk koane. Setelah itu koane menutup dan otot rahang bawah dan otot genoihioideus berkontraksi sehingga rongga mulut mengecil. Mengecilnya rongga mulut mendorong oksigen (O2) masuk ke paru-paru lewat celah-celah. Dalam paru-paru, terjadi pertukaran gas, oksigen (O2) diikat oleh darah yang berada dalam kapiler dinding paru-paru dan sebaliknya, karbon dioksida (CO2) dilepaskan ke lingkungan.


Mekanisme ekspirasi adalah sebagai berikut. Otot-otot perut dan sternohioideus berkontraksi sehingga udara dalam paru-paru tertekan keluar dan masuk ke dalam rongga mulut. Celah telak menutup, dan sebaliknya koane membuka. Bersamaan dengan itu, otot rahang bawah berkontraksi yang juga diikuti dengan berkontraksinya geniohioideus sehingga rongga mulut mengecil. Dengan mengecilnya rongga mulut maka udara yang kaya karbon dioksida (CO2) keluar.

Teori Asal Usul Makhluk Hidup

Salah seorang ahli yang meneliti asal usul makhluk hidup adalah Farancesco Redi (1628 – 1689). Ia membuktikan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup. Ketika melakukan percobaan untuk menguji asal usul makhluk hidup, ia menggunakan potongan daging, seperti daging sapi, kambing, rusa, ayam, angsa, ikan pedang serta belut. Daging tersebut di beri perlakuan yang berbeda. Pada perlakuan pertama, daging ditempatkan di botol yang terbuka. Pada perlakuan yang kedua, daging di tempatkankan di botol yang ditutupi kain kasa. Pada perlakuan yang ketiga, daging ditempatkan di botol yang tertutup rapat.


Setelah didiamkan beberapa hari, ternyata daging dalam botol pertama dang kedua membusuk. Bau busuk itu menarik lalat untuk hinggap. Lalat hinggap di botol pertama dan dipermukaan kain kasa pada botol kedua. Namun, tidak hinggap di botol ketiga.


Beberapa hari selanjutnya terlihat belatung pada daging dibotol pertama dan pada kain kasa di botol kedua. Redi mangamati bahwa belatung kemudian berkembang menjadi lalat. Redi menyimpulkan belatung bukan bersal dari daging busuk melainkan dari telur lalat yang menetas sehingga diambil suatu kesimpulan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup.

Rabu, 09 Maret 2011

Sepintas tentang bumi dan bulan

Bumi adalah planet ketiga dalam susunan tata surya. Sampai sekarang kita masih bertanya-tanya, apakah kehidupan hanya ada di Bumi? Jika kita menyadari bahwa jagat raya ini amat luas dan Bumi ibarat setetes air di dalam samudra, kemungkinan itu ada. Namun, untuk lingkup tata surya sudah dapat dipastikan hanya ada di Bumi sajalah terdapat kehidupan yang sangat berkembang. Sebagian besar permukaan Bumi berupa lautan, yakni 70% dari seluruh permukaan bumi. Sisanya adalah daratan yang tersusun dari dataran, gunung, dan lembah.  Bumi dilingkupi oleh atmosfer. Sebagian besar atmosfer bumi terdiri dari gas Nitrogen (4/5 bagian), sisanya (1/5 bagian) berupa gas Oksigen. Terdapat pula gas lain, tetapi kadarnya sangat kecil.

Kalaupun Bumi adalah tempat hidup kita, banyak hal tentang Bumi yang belum kita ketahui. Rahasia yang terkandung di dalam perut Bumi dan dari dasar samudra masih banyak yang belum terungkap.Taukah anda bahwa umur Bumi diperkirakan sudah mencapai 4,5 miliar (4.500.000.000) tahun. Walaupun bagi ukuran kita umur Bumi sudah sangat tua, menurut ukuran jagat raya umur 4,5 miliar masih tergolong muda.


Bumi memiliki sebuah satelit yakni bulan. Bulan bergerak mengelilingi Bumi dan waktu yang dibutuhkan untuk satu putaran adalah 29,5 hari. Kita dapat melihat bulan dengan jelas pada malam hari karena bulan memancarkan cahaya. Bulan seperti juga planet yang tidak menghasilkan cahaya sendiri, cahaya tersebut berasal dari pantulan cahaya Matahari.
Bulan adalah salah satu benda angkasa, selain bintang yang bersinar pada malam hari. Manusia dengan teknologinya sudah bisa mencapai bulan. Manusia pertama yang menapakkan kakinya di bulan adalah astronot dari Rusia yang bernama Y. Gagarin dan Neil Armstrong.

Bulan merupakan satelit Bumi yang berputar pada porosnya dan mengitari Bumi sesuai dengan arah putaran Matahari. Bulan 400 kali lipat lebih dekat dengan Bumi jika di bandingkan dengan Matahari. Selain itu, bulan lebih kecil 400 kali lipat dari Matahari. Bulan memiliki diameter (garis tengah) 2.160 mil atau (384.400 km). Jarak antara bulan dan Matahari adalah 92.761.140 (
149.615.600).

Permukaan bulan bertabur batu dan terdiri dari hamparan titik-titik kawah yang tidak terhitug jumlahnya. Diperkirakan umur bebatuan tersebut adalah 4.420.000.000 tahun. Dua kawah yang diketahui terletak pada permukaan bulan dinamakan “Copernicus” dan “Tycho” .
Bulan berotasi setiap 27,5 hari, tetapi karena gerakan perputaran Bumi, bulan memerlukan waktu lebih dari 29,5 hari untuk kembali pada posisinya semula. Ketika bulan mengelilingi Bumi, kita hanya melihat setengah dari cahaya bulan.



Selasa, 08 Maret 2011

Sistem pernafasan Ikan

Insang dimiliki oleh kelompok ikan (pisces). Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda, selalu lembap, dan dipenuhi oleh pembuluh darah.Bagian terluar dari insang berhubungan dengan air, sedangkan bagian dalam berhubungan erat dengan kapiler darah. Tiap-tiap lembaran insang terdiri dari sepasang filamen dan setiap filamen mengandng banyak lapisan tipis (lamela). Pada filamen, terdapat pembuluh darah yang memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan O2 berdifusi masuk dan CO2 berdifusi keluar.


Insang pada ikan bertulang sejati ditutupi oleh tutup insng yang disebut operkulum, sedangkan insang pada ikan bertulang rawan tidak ditutupi oleh operkulum. Insang tidak saja berfungsi sebagai alat pernapasan, tetapi dapat pula berfungsi sebagai alat ekskresi garam-garam, penyaring makanan, alat pertukaran ion, dan osmoregulator.


Berbagai jenis ikan memiliki labirin yang merupakan perluasan ke atas dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga tersusun rongga-rongga yang tidak teratur. Labirin ini berfungsi menyimpan cadangan O2 sehingga ikan tahan pada kondisi yang kekurangan O2. Contoh ikan yang memiliki labirin adalah ikan gabus dan lele. Untuk menyimpan cadangan O2, selain dengan labirin, ikan memiliki gelembung renang yang terletak di dekat punggung.
 


Mekanisme pernafasan pada ikan melalui dua tahap, yaitu inspirasi dan ekspirasi. Pada fase inspirasi, O2 dari air masuk ke dalam insang, kemudian O2 diikat oleh kapiler darah untuk dibawa ke jaringan-jaringan yang membutuhkan. Sebaliknya pada fase ekspirasi, CO2 yang dibawa oleh darah dari jaringan akan bermuara ke insang keluar tubuh. Selain dimiliki oleh ikan, insang juga dimiliki oleh katak pada fase berudu yang disebut insang luar. Hewan yang memiliki insang luar sepanjang hidupnya adalah ikan dan salamander.

Jumat, 04 Maret 2011

Mohammad Natsir

Mohammad Natsir adalah seorang tokoh pembaru yang berasal dari tanah Minang yang bergelar Datuk Sinaro Panjang. Ia termasuk orang Indonesia pertama yang berpendidikan Eropa. Ayahnya bernama Idris Sutan Sripado seorang pegawai pemerintah Hindia Belaka, sedangkan ibunya bernama Khadijah dari suku Caniago. Natsir berpendidikan HIS, MULO di Padang, dan AMS di Bandung. Pagi harinya ia belajar di HIS tetapi sore harinya ia belajar di madrasah Diniyah dan malam harinya mengaji.

Sampai akhir hayatnya ia aktif sebagai organisasi muslim sedunia, seperti kongres muslim sedunia, liga musim sedunia, serta dewan masjid sedunia. Karena itulah ia mendapatkan pengghargaan dari pemerintah Arab Saudi. Natsir juga menulis antara lain "Komtot Het Gebet" (1931 M) dan "Kebangsaan Muslim" (1931 M).

Melalui tulisannya Natsir membela rakyat Indonesia dan umat Islam pada khususnya. Ia menghasilkan karya tulis dan dalam karyanya ia selalu menggunakan nama samaran A. Mukhlis. Ia sudah menulis ratusan artikel, seperti “Muhammad as Profeet” (Muhammad sebagai Nabi) dan sekitar 90 judul buku seperti Kebangsaan Muslim (1931 M).